Hallo Ranger’s Parent yang semakin hari semakin tangguh menjalani aktivitas yang padat. Udah mulai memasuki musim hujan jangan lupa untuk memberikan asupan yang sehat dan penuh nutrisi untuk Ranger Kecil. Kalau lagi musim hujan gini jadi ingat masih kecil suka main hujan-hujanan bersama teman-teman. Ranger’s Paret juga pernah merasakan hal serupa? Sehabis main hujan diam-diam tiba-tiba dimarahi oleh orang tua. Hehee....
Namun, hal seperti itu udah jarang terlihat di kehidupan kaum urban. Ranger Kecil biasanya suka berlama-lama di ruang keluarga atau di kamar sambil bermain gadget. Kesalahan-kesalahn kecil kerap kali dilakukan oleh Ranger kecil usai bermain gadet, suka lupa belajar hingga mendapatkan hasil buruk. Jangan sampai hal itu membuat Ranger Kecil jadi putus asa. Sabagai calon Ranger Kecil yang akan tumbuh dengan cerdas. Ranger’s Paret juga harus mendidik Ranger Kecil tumbuh lebih tangguh dan cerdas. Salah satunya hindari kata-kata ini saat memarahi Ranger Kecil. Namanya juga orang tua memang dibtuhkan kesabaran ekstra untuk membentuk pribadi Ranger Kecil yang tangguh dan cerdas.
Dasar Anak Bodoh
Jika Ranger’S Parent suka mengatakan kata-kata itu, sebaiknya jangan lagi menggunakannya. Sebab, apabila Ranger Kecil mendapatkan teguras seperti itu akan menjadi minder dan tidak akan memiliki rasa percaya diri yang baik. Ranger Kecil akan merasa kalau dirinya memang tidak berguna dalam melakukan apapun. Lebih parahnya, kalau kata—kata itu sering keluar dari Ranger’s Paren, tanpa disadari Ranger’s Paret telah menghancurkan masa depan Ranger Kecil yang tangguh.
Ini Semua Gara-Gara Kamu
Pada masa pertumbuhan Ranger Kecil untuk menjadi pribadi yang tangguh dan cerdas dibutuhkan arahan dan bimbingan. Sudah sepatutnya Ranger’s Parent dapat memberikan arahan dan membimbing Ranger Kecil. Ketika Ranger Kecil berbuat kesalahan itu merupakan hal yang wajar. Sebagai Ranger’s Parent yang bijak jangan pernah menghancurkan rasa ingin tahu Ranger Kecil. Menyalahkan Ranger Kecil dengan mengucapkan “ini semua gara-gara kamu” bukan lah kata-kata yang tepat.
Kata-kata yang menyudutkan Ranger Kecil akan membuat rasa percaya dirinya hancur lho. Bahkan ketika Ranger Kecil ingin mengetahui hal lain lebih banyak, ia enggan bertanya dengan Ranger’s Parent. Solusinya, apabila Ranger Kecil melakukan kesalahan baik sengaja atau pun tidak disengaja lebih baik berikan arahan dan bimbingan. Berikan solusi kepada Ranger Kecil ketika melakukan kesalahan.
Dasar Anak Kurang Ajar
Mungkin beberapa di antara Ranger’s Paret kerap kali mengucapkan kata-kata kasar seperti itu. Tanpa disadari keika Ranger Paren mengucapkan kalimat ‘Dasar anak kurag ajar’ itu sama halnya menyamakan Ranger Kecil dengan pencuri, pembunuh atau pemerkosa. Karena kalimat itu sangat tidak pantas untuk diucapkan kepada Ranger Kecil. Meskipun mereka belum tumbuh dewasa dan masih beum paham betul maksud kalimat “dasar anak kurang ajar”. Perlu diingat, zaman sekarang sudah memasuki era digital. Kapan pun dan dimana pun Rnager Kecil dapat mencari sumber informasi tanpa perlu mendengar langsung dari mulut Ranger’s Paret.
Akan sanagt berbahaya ketika Ranger Kecil dapat menemukan maksud dari kalimat itu. Ia akan menjadi pribadi pemberontak bahkan tertutup dengan Ranger’s Parent. Tantu hal ini tidak mau terjad dengan para Ranger’s Parent kan? Maka dari itu sebisa mungkin mulai hilangkan kalimat ‘dasar anak kurang ajar’ tiap kali Ranger’s Parent marah.
Sayang Tidak Mengharapkanmu
Mungkin kalimat ini kedangarennya tidak mungkin keluar dari mulut Ranger’s Parent. Namun, kerap kali saya mesih suka mendengar kalimat ini terucap ketika sedang sangat marah dengan Ranger Kecil. Ranger’s Parent yang suka mengucapkan kalimat ‘saya tidak mengharapkanmu’ dapat dipastikan akan melukai hari Rnager Kecil.
Tanpa Ranger’s Parent sadari, kalimat ‘saya tidak mengharapkanmu’ menjadi semcam kutukan kepada Ranger Kecil. Sekali saja terucap, maka Ranger’s Paret tidak akan pernah bisa menyembuhkan luka di hati Ranger Kecil sampai kapan pun. Leih parahnya, Ranger’s Paret juga tidak akan pernah mendapat tempat dihati Ranger Kecil.
Semarah apapun pun Ranger’s Parent dengan Ranger Kecil. Sudah sepetutnya tidak mengucapkan kata-kata yang menyakiti Ranger Kecil. Bagaimana pun juga sebagai orang tua sudah sepatutnya Ranger’s Parent dapat mengarahkan dan membimbing Ranger Kecil dengan cara yang lebih edukatif dan wajar. Kedewasaan Ranger’s Parent diuji dalam menghadapi tingkah pola Ranger Kecil yang sedang mengalami masa pertumbuhan untuk menjadi pribadi yang lebih tangguh dan cerdas.